Pembagian Masker dan CKG Dilakukan di Terminal Kampung Rambutan
Pengelola Terminal Kampung Rambutan berkolaborasi dengan Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polres Metro Jakarta Timur melakukan pembagian 1.000 masker dan Cek Kesehatan Gratis (CKG).
"Paparan abu vulkanik"
Kepala Terminal Bus Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain mengatakan, pembagian masker dilakukan untuk meminimalisir risiko gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik.
Pramono Ingatkan Pedagang tak Permainkan Harga Masker"Kita bagikan masker secara gratis. Ini merupakan hari ketiga pembagian masker karena kita sudah lakukan sejak hari Minggu lalu," ujarnya, Selasa (8/9).
Revi menjelaskan, selain membagikan masker, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar tetap menggunakan masker selama beraktivitas di luar ruangan.
"Kita mengedukasi masyarakat agar terus mengenakan masker selama beraktivitas di luar rumah. Saat ini masih ada paparan abu vulkanik dan masyarakat belum semua memahami dampak negatifnya," terangnya.
Dokter umum Dokkes Polres Metro Jakarta Timur, Iptu Bimo Pradopo menambahkan, CKG dilakukan sebagai bentuk pelayanan kesehatan kepada masyarakat di terminal untuk mengantisipasi adanya masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan akibat paparan abu vulkanik, seperti sesak napas atau gatal-gatal.
"Kita cek kesehatan calon penumpang, awak bus maupun siapa saja yang ada di terminal dan membutuhkan layanan kesehatan," ungkapnya.
Selain pemeriksaan, lanjut Bimo,.petugas juga menyediakan obat-obatan bagi masyarakat yang membutuhkan sesuai dengan keluhan yang dialami.
"Layanan rujukan turut disiapkan apabila hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi yang memerlukan penanganan lebih lanjut," ucapnya.
Sementara itu, salah seorang calon penumpang, Andi (35) mengapresiasi respons pengelola Terminal Bus Kampung Rambutan dalam mengantisipasi dampak abu vulkanik.
Menurutnya, kegiatan tersebut semakin bermanfaat karena tidak hanya menyediakan masker, tetapi juga layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis.
"Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih karena pengelola terminal responsif terhadap dampak erupsi Gunung Anak Krakatau," tandasnya.